Berlayar ke Langit
Sementara langit bertransisi menjadi gelap, seorang lelaki mengayuh sampannya menuju langit. Sampannya terbuat dari kayu yang dicat berwarna kuning terang dengan tulisan : Pencari Kedamaian. Sampan itu hanya muat untuk dua orang; dia dan barang bawaan berupa setelan jas lengkap dengan dasi dan perbekalan makanan. Lelaki itu mengayuh sampannya dari pantai barat menuju ke barat; barat adalah arah yang selalu orang-orang tunjuk jika ditanya di mana Tuhan berada. Dia ingin menemui Tuhan makanya dia membawa setelan jas, karena rasanya tidak sopan menemui-Nya dengan pakaian robek yang setiap hari dia pakai. Dia dapatkan setelan jas itu dari pasar loak. Warnanya sudah sedikit pudar memang, tapi si penjual bilang bahwa itu malah terlihat modis. Di pantai itu juga lelaki itu menemukan sampan kuning tadi teronggok terbalik di atas batu dengan tulisan : Sampan ini pernah digunakan seorang nelayan tua untuk menangkap ikan yang besar berkali-kali tubuhnya dan pernah dipakai seorang anak k...