Merayakan Tahun Baru
Aku selalu membayangkan malam tahun baru bersamamu. Merayakan tahun baru adalah memberi selamat kepada diriku yang telah mampu menahan rindu lebih lama lagi. Merayakan tahun baru adalah merayakan perpisahan kita setahun lalu.
Aku selalu berharap entah bagaimana, kita bisa bersama di malam tahun baru. Mungkin menikmati teh hangat sambil melihat kembang api dari jauh atau bercerita sambil menghangatkan diri di depan api unggun; kamu mengoles jagung dengan mentega dan aku yang membakar. Atau sekadar duduk, menikmati gumam kesunyian malam; berdua.
Saat orang lain berteriak, "Selamat tahun baru!" Sambil membakar jagung atau kembang api, aku dari sepuluh menit lalu memilih duduk di sudut kamar yang diterangi lampu berwarna kuning--warna sendu ini membuat rindu kepadamu makin paripurna--sambil mendengar Alex Turner melantunkan : "And I hope you're holding hands by New Years Eve".
Dan rencana-rencana juga mimpi-mimpi untuk menuntaskan rindu ini seolah hanya menjadi imaji yang aku reka--seolah bertemu denganmu semudah melangkahkan kaki ke seberang jalan--untuk menjinakkan rindu yang semakin terakumulasikan.
Aku hanya bisa tersenyum getir mengetahui tahun telah berganti. Akhirnya, aku harus melewati tahun lain lagi--tanpamu.
Awalnya ditulis untuk sebuah projek instapoet--atau sejenisnya--bersama Lila.
Gambar di atas dibuat Lila. Katanya, "Aku suka bagian yang itu.".
Aku selalu berharap entah bagaimana, kita bisa bersama di malam tahun baru. Mungkin menikmati teh hangat sambil melihat kembang api dari jauh atau bercerita sambil menghangatkan diri di depan api unggun; kamu mengoles jagung dengan mentega dan aku yang membakar. Atau sekadar duduk, menikmati gumam kesunyian malam; berdua.
Saat orang lain berteriak, "Selamat tahun baru!" Sambil membakar jagung atau kembang api, aku dari sepuluh menit lalu memilih duduk di sudut kamar yang diterangi lampu berwarna kuning--warna sendu ini membuat rindu kepadamu makin paripurna--sambil mendengar Alex Turner melantunkan : "And I hope you're holding hands by New Years Eve".
Dan rencana-rencana juga mimpi-mimpi untuk menuntaskan rindu ini seolah hanya menjadi imaji yang aku reka--seolah bertemu denganmu semudah melangkahkan kaki ke seberang jalan--untuk menjinakkan rindu yang semakin terakumulasikan.
Aku hanya bisa tersenyum getir mengetahui tahun telah berganti. Akhirnya, aku harus melewati tahun lain lagi--tanpamu.
Ditulis dari pukul 23.50 tanggal 31 Desember 2017 sampai pukul 00.20 tanggal 1 Januari 2018 sambil mengulang-ulang Only Ones Who Knows dari Arctic Monkeys
--------Awalnya ditulis untuk sebuah projek instapoet--atau sejenisnya--bersama Lila.
Gambar di atas dibuat Lila. Katanya, "Aku suka bagian yang itu.".

Komentar
Posting Komentar